Connect with us

Peluang Bisnis Usaha 2021

Jasa Outsourcing di Indonesia

Jasa Outsourcing

Bisnis Jasa

Jasa Outsourcing di Indonesia


Kelemahan pekerja alih daya


Dari sisi pekerja, ternyata sistem alih daya banyak kekurangannya, dan tak begitu menguntungkan bagi pekerjanya. Walaupun mereka kerja di perusahaan besar, tapi yang pasti status dia bukanlah pegawai tetap diperusahaan dimana dia bekerja.

Selain itu masih ada lagi sederet hambatan karier yang harus mereka hadapi. Berikut ini merupakan penjelasan tentang kelemahan sistem alih daya bagi karyawannya :

Tak ada memiliki status pegawai tetap
Pegawai alih daya yang jelas tak memiliki status sebagai pegawai tetap, melain pegawai yang diperbantukan mengerjakan sesuai job diskripsi dari perusahaan penyewa jasanya. Misalnya teller pada bank, pegawai IT, dan teknisi mesin.

Walaupun dia sudah bertahun –tahun bekerja di perusahaan multi nasional dan kinerjanya memuaskan. Sangat sulit untuk direkuit jadi karyawan tetap, kalau pun bisa, dia harus merintis karier dari bawah lagi. Dan perusahaan tertentu pun tak mau merekrut pawai baru kalau belum ada kebutuhan untuk itu.

Tak ada kesempatan karier
Kelemahan yang lain adalah pegawai outsourcing tak memiliki kesempatan berkarier diperusahaan penyewannya. Biarpun sudah bertahun-tahun kerja, tetap saja profesinya sama. Karena mereka satusnya bukan pegawai tetap. Jadi yang diprioritaskan naik jabatan adalah pegawai tetapnya perusahaan.

Masalah seperti ini yang membuat pegawai merasa diperlakukan seperti mesin atau robot oleh perusahaan outsorcer. Mereka tak manusiakan, serasa pekerjaanya tak dihargai dengan semestinya. Pegawai outsorching merasa frustasi dan cepat jenuh karena tak mempunyai hak untuk protes.

Gaji sulit naik
Masalah yang paling kerap terjadi adalah gaji pegawai outsourcing minimal harus sesuai dengan UMR kota setempat. Namun kenaikan gaji pada pegawai alih daya jarang terjadi. Naik tidaknya gaji mereka tergantung keputusan dari manajemen perusahaan outsorcer. Karena pagawai outsorching digaji oleh perusahaan outsorcer, sesuai dengan kontrak kerja selama satu tahun.

Baca Juga :  Peluang Bisnis Pembayaran Listrik Online

Jadi ketika perpanjangan kontrak mereka harus kembali nego tentang jumlah gajinya. Kalau perusahaan menyetujui gaji bisa naik, tapi kalau perusahaan tak berkenan, maka ditunda dan harus nunggu setahun lagi.

Tak memiliki tunjangan dan asuransi
Mungkin hak yang diterima oleh pegawai alih daya adalah hanyalah gaji saja dan bonus tahunan. Selebihnya tak ada tunjangan apapun yang dia terima. Padahal menurut peraturan pemerintah hak pegawai selain gaji pokok adalah tunjangan asuransi, tunjangan keluarga dan jamsostek.

Padahal ada jenis pekerjaan alih daya yang memiliki resiko kecelakaan kerja yang tinggi. Misalnya operator mesin pabrik, sopir, dan operator kendaraan berat lainnya. Ketika sakit pun biayanya dengan uangnya sendiri tanpa ada santunan dari perusahaan.

Bisa di PHK kapan saja
Masalah berikutnya adalah status pekerja alihdaya adalah tidak tetap dan memiliki resiko dia bisa kena rasionalisasi perusahaan kapan saja. Karena posisi tawar mereka sangat rendah terhadap perusahaan di mana dia bekerja. Meraka hanya pegawai yang dikontrak selama satu tahun saja. Ketika perusahaan sudah tak membutuhkan lagi, kontrak mereka bisa diputus kapan saja, dan yang pasti tanpa diberi pesangon.

Perlakuan ini berbeda apa bila terjadi PHK pada pegawai tetap, perusahaan wajib memberi pesangon atau kompensasi sesuai dengan masa kerjanya.

Laman: 1 2 3


Kategori Bisnis Jasa

  • Pusat Grosir Murah Pusat Grosir

    Peluang Usaha

    Direktori Alamat Grosir Kulakan Seluruh Indonesia

    Direktori alamat no telepon grosir, distributor, kulakan, produsen, supplier murah di Indonesia. Semua barang lengkap. Cocok untuk toko & dropship serta pelaku bisnis.

  • Trending Topic

    Artikel Terbaru

    To Top