Connect with us

Peluang Bisnis Usaha 2021

Cara Budidaya Jamur Tiram

Cara Budidaya Jamur Tiram

Bisnis Budidaya Jamur

Cara Budidaya Jamur Tiram

Anda ingin budidaya jamur tiram ? Tanaman jamur adalah salah satu bahan makanan yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Bahkan, menjadikan jamur sebagai komoditas utama dalam suatu bisnis bisa sangat menjanjikan bila Anda memang mau menekuninya dengan serius. Bila Anda tertarik untuk berbisnis jamur, Anda pun harus mengetahui seluk-beluk cara budidaya jamur tiram secara lengkap.

Salah satu jenis jamur yang saat ini sangat digemari oleh banyak orang adalah jamur tiram. Jamur tiram disukai karena teksturnya yang lembut, kenyal, dan tentunya memiliki kandungan gizi yang tinggi.

Maka tak heran, saat ini banyak orang yang akhirnya melirik jamur tiram ini sebagai ladang bisnis yang menggiurkan. Berbisnis jamur tiram memang bisa sangat menguntungkan, selain permintaan pasar yang cukup tinggi, cara budidayanya pun tergolong mudah.

Jamur tiram ini memiliki ciri fisik yang khas, yaitu berwarna putih dan memiliki tudung yang persis seperti cangkang tiram. Jamur tiram ini hidup di tempat dengan suhu sejuk, karena itu jamur seperti ini biasanya ditemukan di hutan pegunungan. Jamur tiram termasuk jenis jamur kayu, yaitu jamur yang akan tumbuh di batang pohon atau batang kayu yang lapuk.

Nah, dari beberapa ciri atau karakteristik jamur tiram di atas, Anda tentunya sudah bisa mengira-ngira apa yang harus dipersiapkan bila ingin budidaya jamur tiram tersebut. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini akan diuraikan lebih lanjut tentang cara budidayanya.


Persiapan Budidaya Jamur Tiram


Hal pertama yang harus disiapkan adalah lahan berupa ruangan untuk budidaya jamur tiram. Anda harus memiliki rumah jamur atau yang kerap disebut kumbung.

Kumbung biasanya dibangun dengan kayu/bambu dengan dinding anyaman bambu (gedék), hal ini berguna untuk mendukung kebutuhan suhu dan kelembaban udara bagi jamur tiram yang dibudidayakan. Kumbung sendiri sebaiknya terdiri dari beberapa ruangan.

Baca Juga :  Budidaya Jamur Kuping

1. Ruangan Inokulasi
Ruangan ini berfungsi untuk melakukan kegiatan penanaman atau memasukkan bibit jamur tiram pada media tanam yang sudah disiapkan. Mengapa penanaman bibit ini membutuhkan ruangan khusus? Karena dalam proses ini baik bibit mau media tanam harus dalam keadaan yang cukup steril dan bersih. Karena itu, ruang inokulasi ini harus bersih, serta bebas dari kontaminasi mikroorganisme lain yang bisa mengganggu pertumbuhan jamur tiram.

2. Ruangan Inkubasi
Untuk budidaya jamur tiram, hal kedua yang harus disiapkan adalah ruang inkubasi. Ruangan ini berfungsi sebagai tempat pertumbuhan jamur-jamur tiram setelah diinokulasi. Ruangan ini sebaiknya minim cahaya (tapi tidak gelap), memiliki suhu 22-28°C dan kelembaban sekitar 60-80%. Pada tahap inkubasi ini, diharapkan miselium jamur bisa tumbuh dengan baik dan merata.

3. Ruangan Produksi/ Ruang Pembesaran Bibit
Ruang produksi ini adalah tempat bagi bibit-bibit jamur yang sudah melalui tahap inkubasi dan tempat menumbuhkan jamur hingga jamur membesar (dewasa/siap panen). Ruangan ini harus memiliki suhu 16-22°C dengan kelembaban sekitar 80-90%.

Selain mempersiapkan kumbung, siapkan pula rak-rak untuk penempatan media berisi bibit jamur. Rak-rak ini bisa terbuat dari bambu atau kayu.

Laman: 1 2


Kategori Bisnis Budidaya Jamur

  • Pusat Grosir Murah Pusat Grosir

    Peluang Usaha

    Direktori Alamat Grosir Kulakan Seluruh Indonesia

    Direktori alamat no telepon grosir, distributor, kulakan, produsen, supplier murah di Indonesia. Semua barang lengkap. Cocok untuk toko & dropship serta pelaku bisnis.

  • Trending Topic

    Artikel Terbaru

    To Top