Connect with us

Peluang Bisnis Usaha 2021

Bisnis Plan Makanan, Peluang Usaha Sepanjang Tahun

Bisnis plan makanan

Bisnis Kuliner

Bisnis Plan Makanan, Peluang Usaha Sepanjang Tahun

Dapat dikatakan bahwa usaha yang tidak mengenal waktu adalah bisnis makanan. Persaingan dalam bidang usaha ini luar biasa ketat, baik di tingkat pengecer, usaha menengah maupun usaha skala besar. Apakah Anda mengetahui tentang bisnis plan makanan? Proposal bisnis plan makanan dapat menjadi salah satu cara Anda untuk meningkatkan bisnis.

Sekali pun untuk usaha kecil (pengecer misalnya) bisnis plan makanan ini tetap diperlukan. Sesederhana apapun bisnis plan itu, tentu telah disepakati bahwa perencanaan yang baik merupakan salah satu kunci sukses. Hal yang sama berlaku pula jika Anda akan mulai usaha makanan, apapun jenis dan skala usahanya.

Hal-hal penting apa saja yang perlu diperhatikan, ketika kita membuat sebuah usaha? Bisnis plan merupakan patokan atau panduan ketika Anda akan memulai usaha. Tiga hal penting berikut ini merupakan rujukan ketika Anda akan menyusun sebuah rencana bisnis.

 


Contoh Isi Proposal Bisnis Plan Makanan


1. Marketing Plan

a. Pengenalan Sektor Usaha
Langkah pertama pada saat akan memulai sebuah usaha adalah mengenal sektor usaha makanan tersebut secara baik. Apa yang telah ada, bagaimana daya serap pasarnya, kemudian mencari jenis usaha makanan apa yang akan digarap. Semakin berkembang usaha makanan, maka semakin terbuka lebar untuk menawarkan produk baru.

Pengenalan usaha makanan yang telah ada, harus dilakukan secara intensif agar benar-benar mendapatkan masukan, baik itu tentang ceruk pasar yang ada maupun para pesaing.

Selain memikirkan usaha makanan yang telah ada dan bagaimana kompetitornya, dalam bisnis plan juga harus dicari kemungkinan persaingan.

Jika kita melakukan satu jenis usaha makanan tertentu, tentu saja bisnis makanan sebenarnya mudah ditiru sehingga bila tidak memiliki perencanaan jangka pendek, menengah dan panjang, bisa saja akan disalip pendatang lain yang menjadi pesaing kita.

Baca Juga :  Menilik Usaha Catering Jakarta

Beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain (a) munculnya competitor baru, (b) lokasi usaha yang lebih baik, (c) tidak memiliki inovasi baru dibanding dengan competitor, (d) tidak melakukan promosi apapun sehingga pengenalan produk lambat, (e) cara penyajian yang tidak menarik, (f) pelayanan, dan (g) variasi makanan.

b. Analisis Potensi Pasar
Hal kedua yang harus diperhatikan dalam rencana pemasaran (bisnis plan makanan)  ini adalah tentang analisis potensi pasar. Sejak awal harus sudah dipastikan dengan jelas, produk kita itu akan dijual ke segmen pasar mana, baik dari sisi usia maupun dari sosial ekonomi. Masing-masing rentang usia dan sosial ekonomi, akan sangat mempengaruhi pada produk itu sendiri.

Ketidakjelasan segmen pasar ini, bisa jadi akan kehilangan potensi pasar yang sesungguhnya. Kegagalan mencapai target pemasukan, lebih banyak disebabkan oleh ketidakjelasan dalam memetakan segmen pasar ini.

c. Rencana Pemasaran
Setelah memetakan segmen pasar secara tepat dan akurat, langkah selanjutnya dalam membuat bisnis plan adalah rencana pemasaran. Tentu saja pemilihan lokasi dan cara berjualan pun akan sangat bergantung pada segmen pasar yang dipilih. Demikian pula cara pengemasan, harus disesuaikan dengan segmen pasar yang dituju.

Kemudian hal yang tidak kalah pentingnya dalam rencana pemasaran ini adalah menentukan bentuk atau teknik menjual produk makanan yang kita miliki. Apakah dengan menjual secara langsung atau dengan cara titip jual. Masing-masing cara memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing.

Laman: 1 2 3


Kategori Bisnis Kuliner

  • Pusat Grosir Murah Pusat Grosir

    Peluang Usaha

    Direktori Alamat Grosir Kulakan Seluruh Indonesia

    Direktori alamat no telepon grosir, distributor, kulakan, produsen, supplier murah di Indonesia. Semua barang lengkap. Cocok untuk toko & dropship serta pelaku bisnis.

  • Trending Topic

    Artikel Terbaru

    To Top