Connect with us

Peluang Bisnis Usaha 2021

Artikel Usaha: Pedasnya Harga Cabe Mengancam Usaha Warung Makan

Artikel Usaha

Bisnis Kuliner

Artikel Usaha: Pedasnya Harga Cabe Mengancam Usaha Warung Makan

Mau tidak mau, banyak orang tergoncang dengan membumbungnya harga cabe. Artikel usaha kali ini akan memberikan sedikit gambaran betapa harga cabe berdampak besar pada keberlangsungan usaha warung makan, restoran, katering, dan manisan cabe.

 


Artikel  Usaha Cabe yang Manja


Tidak mudah menanam cabe dan mendapatkan cabe yang bermutu tinggi. Apalagi, untuk cabe merah besar yang biasa dibuat manisan. Jenis cabe ini sekarang dihargai hingga Rp.125.000,00–Rp.130.000,00 per kilonya. Mau berapa lagi para pembuat manisan cabe yang banyak tersebar di daerah Medan menjual manisannya?

Cabe membutuhkan perlakuan khusus dengan tanah gembur yang subur tapi tidak terlalu banyak air. Bila keadaan cuaca seperti sekarang yang tak menentu karena adanya keadaan ekstrem di beberapa negara, cabe mudah busuk. Cabe busuk mempunyai bau khas yang akan membuat bau makanan kurang sedap bila diberi campuran cabe busuk.

Sambal
Sambal adalah menu yang hampir mendekati wajib ada bagi sebagian masyarakat Indonesia. Beragam jenis sambal ada di tanah tercinta ini. Sambal terasi, sambal tomat, sambal lampung, sambal petai, sambal balado, dan sambal-sambal lain yang masih banyak ragamnya. Belum lagi, beragam jenis rujak, seperti rujak petis, rujak cingur, dan beragam masakan daerah yang semuanya membutuhkan rasa pedas cabe agar terasa mantap dan sedap.

Cabe mahal, berarti mengurangi bumbu penyedap masakan. Rasa kurang pedas akan sedikit mengurangi nikmatnya makan. Celetukan-celetukan karena rasa yang kurang ini, mau tak mau, akan mengawali acara makan di mana-mana. Bagi para pebisnis restoran Padang, hal ini menjadi masalah yang tidak ringan. Tanpa cabe, rendang tak akan berarti apa-apa. Sambal ijo yang sangat terkenal itu pun mungkin akan terasa hambar.

Baca Juga :  Peluang Bisnis Kuliner yang Menggiurkan

 


Pukulan Demi Pukulan


Setelah harga beras yang merangkak naik Rp 500 –Rp1.000 per kilonya, kini harga cabe juga ikut memukul para pengusaha sektor makanan. Rasa tak berdaya membuat mereka akan menaikkan harga atau mengurangi porsi makanan. Mau tak mau, para konsumen pun diharapkan memahami keadaan yang tak terelakkan tersebut.

Perubahan Rasa
Pemerintah mengatakan bahwa harga cabe melambung karena ada permainan tengkulak. Apa pemerintah tak mampu menangani tengkulak yang nakal? Berapa lama cabe bisa disimpan? Jangan-jangan kalau hal ini terus-terusan tak terhalangi, ada saja usaha masyarakat menciptakan rasa cabe dari bahan-bahan kimia. Kalau ini terjadi, akan ada perubahan citarasa. Bukan tidak mungkin, keadaan manipulasi rasa ini akan menimbulkan penyakit baru.

Tinggalkan Cabe?
Meninggalkan cabe mungkin tak mampu dilakukan oleh banyak orang. Namun, demi kesehatan dan penyelamatan usaha sektor makanan, mengapa tidak? Perubahan itu pasti bisa dilakukan walau dengan perlahan. Lama-lama, makan tanpa sambal bukanlah masalah lagi. Awalnya, mungkin terasa berat tetapi kalau cabe tak ada lagi, mau tak mau lidah akan menyesuaikan diri.

Laman: 1 2


Kategori Bisnis Kuliner

  • Pusat Grosir Murah Pusat Grosir

    Peluang Usaha

    Direktori Alamat Grosir Kulakan Seluruh Indonesia

    Direktori alamat no telepon grosir, distributor, kulakan, produsen, supplier murah di Indonesia. Semua barang lengkap. Cocok untuk toko & dropship serta pelaku bisnis.

  • Trending Topic

    Artikel Terbaru

    To Top